Senin, Januari 21, 2019

MAWAR HITAM SANG PENCIPTA (Tengah malam 15 Juli 2013)

Oleh Ibnu Dahlan



Apa kabar dirinya mawar hitam tersebut
Yang tertutup angin dan kabut
Ingin hatinya kurebut
Dengan cepat dan kebut

Apa kabar dirinya si kertas putih
Tak tersentuh noda dan buih
Kukejar sampai letih
Yang terasa hanya perih

Apa kabar dirinya sang penakluk ego dan nafsu
Tak terjamah lelah dan lesu
Kugapai dengan sabar selalu
Namun yang kudapat hanyalah malu

Apa kabar dirinya simbol kekuatan
Apa kabar dirinya simbol kesucian
Apa kabar dirinya simbol kesabaran

Dirimu sungguh sempurna
Pujaan para ikhwana
Yang mengejar sebuah tanya
Bagaimana, bagaimana, dan bagaimana?

Engkau tak tersentuh wahai Nur
Engkau menampakkan kabur
Engkau penakluk takabbur
Engkau penghapus rasa kufur

Namun kusadari betapa agungnya penciptamu
Yang membolak-balikkan perasaan pemujamu
Pemilik segala atas dirimu
Dan penerjemah gundah-gulana pemujamu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar