MAWAR
HITAM SANG PENCIPTA (Tengah malam 15 Juli 2013)
Oleh Ibnu Dahlan
Apa kabar dirinya mawar hitam tersebut
Yang tertutup angin dan kabut
Ingin hatinya kurebut
Dengan cepat dan kebut
Apa kabar dirinya si kertas putih
Tak tersentuh noda dan buih
Kukejar sampai letih
Yang terasa hanya perih
Apa kabar dirinya sang penakluk ego dan nafsu
Tak terjamah lelah dan lesu
Kugapai dengan sabar selalu
Namun yang kudapat hanyalah malu
Apa kabar dirinya simbol kekuatan
Apa kabar dirinya simbol kesucian
Apa kabar dirinya simbol kesabaran
Dirimu sungguh sempurna
Pujaan para ikhwana
Yang mengejar sebuah tanya
Bagaimana, bagaimana, dan bagaimana?
Engkau tak tersentuh wahai Nur
Engkau menampakkan kabur
Engkau penakluk takabbur
Engkau penghapus rasa kufur
Namun kusadari betapa agungnya penciptamu
Yang membolak-balikkan perasaan pemujamu
Pemilik segala atas dirimu
Dan penerjemah gundah-gulana pemujamu